Negara Irak Mau Blokir Game Sejenis PUBG? Masa Sih?

Advertisement

Negara Irak Mau Blokir Game Sejenis PUBG? Masa Sih?

admin
Kamis, 25 April 2019


MASASIH.ID - Di Nepal, usaha pemblokiran Playerunknown's Battlegrounds (PUBG) sedang mengalami tarik-ulur. Di Irak, ada pula rencana untuk memblokir PUBG dan game online bergenre sejenis lainnya.

Pemerintah Irak sudah mengambil sikap terhadap game yang tengah menanjak tersebut di berbagai dunia itu. Alasan dapat memberi pengaruh yang negatif kepada penggunanya jadi faktor pelarangan PUBG di negara yang beribukotakan Baghdad itu.

Bukan hanya PUBG yang dicekal, game lainya yang sama-sama berjenis battle royale, yaitu Fortnite pun tak lepas dari pelarangan oleh pemerintah Irak tersebut.

Dilansir dari Reuters, Kamis (25/4/2019), anggota parlemen Irak sudah menyetujui untuk mengamanatkan kepada pemerintah setempat agar melarang akses online ke game dan transaksi keuangan terkait.

"Karena efek negatif ditimbulkan oleh beberapa game elektronik pada kesehatan, budaya, dan keamanan masyarakat Irak, termasuk ancaman sosial dan moral terhadap anak-anak dan remaja," begitu bunyinya.

Anggota parlemen Irak Moqtada al-Sadr, yang koalisi politiknya menguasai jumlah kursi di parlemen, telah mendesak kepada generasi muda Irak untuk tak bermain game PUBG.

"Apa faedahnya jika kamu membunuh satu atau dua orang di PUBG? Ini bukan game adu kecerdasan atau game militer yang memberimu cara tepat untuk bertarung," katanya.

Nasib Game PUBG di Beberapa Negara

Beberapa bulan lalu, India juga berencana memblokir total game PUBG Mobile, tetapi pemerintah membatalkan wacana tersebut. Hanya beberapa provinsi di India yang memberlakukan pemblokiran. Jika ketahuan main PUBG, pemain bakal ditangkap oleh polisi.

Di Indonesia, wacana serupa juga sempat ramai dibahas, namun game PUBG dikaitkan dengan aksi terorisme di Selandia Baru. Belum ada fatwa keluar dari hasil diskusi grup antara MUI dengan beberapa pihak, namun lahir tiga rekomendasi bagi pemerintah.

Pertama, mengoptimalkan sisi positif game serta meminimalisir sisi negatif game. Kedua, me-review Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 11 Tahun 2016 tentang Klasifikasi Permainan Interaktif Elektronik. Ketiga, memperhatikan pembatasan usia, konten, waktu, dan dampak yang ditimbulkan.

Sementara di China, tempat berkembangnya game-game online besar, diberlakukan sejumlah aturan main. Beberapa pengembang game, misal Tencent, menerapkan teknologi pemindai wajah dan kartu identitas, serta berlaku durasi bermain pada game mereka sehingga menekan angka adiksi terhadap game di Negeri Tirai Bambu.


Demikianlah Artikel Negara Irak Mau Blokir Game Sejenis PUBG? Masa Sih?

Sekianlah artikel Negara Irak Mau Blokir Game Sejenis PUBG? Masa Sih? kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Negara Irak Mau Blokir Game Sejenis PUBG? Masa Sih? dengan alamat link https://www.techburger.me/2019/04/negara-irak-mau-blokir-game-sejenis.html